
Beranda / Apa Itu Injili?
Membangkitkan Murid
Mengapa Kami Menyebut Diri Injili?
“Injili” berasal dari ‘evangel’: “injil”. Menurut definisinya, seorang injili adalah orang yang peduli terhadap Injil. Ini berarti lebih dari sekadar memberitakan Injil dan membaca Firman sesekali. Tentu saja kami memberitakan dan mengajar, tetapi maknanya jauh lebih dari itu. Artinya Injil Kristus berada di pusat.
Injil berada di pusat pemikiran dan kehidupan kami.
Perintah tertinggi kami adalah mengasihi Allah dan mengasihi sesama seperti diri sendiri. Melalui ketaatan hidup pada Firman dan dengan kuasa doa, kami percaya bahwa pribadi maupun seluruh dunia ini akan berubah.
Pentingnya hubungan pribadi dan personal dengan Allah yang tidak ditentukan oleh keterkaitan politik, budaya, atau sosial mana pun, dan tidak otomatis diberikan melalui keanggotaan nominal dalam denominasi tertentu. Kami mengenali diri kami melalui penghargaan tinggi terhadap Alkitab sebagai Firman Allah yang menuntun kehidupan sehari-hari kami; keyakinan bahwa keselamatan hanya diterima oleh iman melalui Yesus Kristus yang mati di kayu salib dan bangkit kembali; bahwa Allah adalah Tritunggal sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus; serta beberapa keyakinan inti lain yang terdapat dalam Pernyataan Iman kami.
Kekristenan adalah agama historis dengan cara yang tidak dimiliki agama lain. Tanpa akses kepada fakta-faktanya, kita terputus dari akar kita. Dan akses kita adalah melalui “Kitab Suci”. Itulah sarana yang Allah berikan untuk menyampaikan Injil kepada kita. Karena itu kaum injili selalu menerima karunia baik dari Allah ini dengan syukur dan menganggapnya sangat penting bahwa kita memiliki Alkitab yang dapat kita andalkan. Mereka menunjuk pada pengajaran Tuhan kita sendiri dan para rasul. Dan mereka menunjuk pada perlunya fakta-fakta Injil disaksikan secara dapat dipercaya.
Ada hal-hal lain yang dipegang kaum injili, meskipun kami tidak akan memberikan daftar lengkap keyakinan injili. Semuanya berasal dari evangel (Kabar Baik). Seluruh sistem kaum injili adalah pelaksanaan Injil.
Mengapa Kita Membutuhkan Injil?
Kami tidak menaruh kepercayaan pada usaha manusia. Kediktatoran kiri maupun kanan sama-sama berakhir pada penindasan. Demokrasi terlalu sering berakhir menjadi birokrasi yang ruwet dan tanpa jiwa. Setiap sistem harus bekerja dengan bahan mentah berupa manusia berdosa. Karena kita berdosa, betapapun baik niatnya, ada batas yang tegas bagi kemampuan manusia berbuat baik.
Karena itu kita tidak dapat mengerjakan keselamatan kita sendiri. Dosa meninggalkan bekas pada kehidupan di sini dan berkonsekuensi bagi kehidupan yang akan datang. Tetapi kebenaran yang besar dan mengagumkan adalah bahwa “Kristus telah mati untuk dosa-dosa kita.” Apa yang mustahil bagi manusia, Allah dalam Kristus telah menyelesaikannya dengan sempurna. Ia telah mengalahkan dosa untuk sekarang dan selamanya. Evangel (Kabar Baik) adalah pesan tentang keselamatan yang berbuah baik untuk masa kini maupun kekekalan.
Keselamatan dan pendamaian berlaku bagi pribadi maupun seluruh dunia ini. Yang penting adalah bahwa Kristus mati untuk dosa kita. Apa pun yang perlu dilakukan, sudah Ia lakukan. Tidak ada yang dapat ditambahkan pada karya ilahi yang sempurna itu. Karena itu kami bersaksi tentang keselamatan oleh anugerah. Itu adalah karunia. Perbuatan baik, ketaatan liturgis, atau hal lain apa pun tidak dapat menyelamatkan atau pada akhirnya mengubah kita maupun dunia ini.
Berhadapan dengan kebenaran salib, kita punya dua pilihan:
- Menanggapi dan berbalik kepada Kristus dalam iman dan kasih
- Atau mengeraskan hati dan berpaling
Menanggapi kasih Kristus dengan cara yang pertama berarti menjadi pribadi yang berbeda. Seluruh arah hidup berubah. Ini bisa terjadi dalam satu pengalaman mendadak yang memukau (seperti pada Saulus dari Tarsus). Atau bisa terjadi berangsur-angsur (seperti pada Timotius). Waktunya tidak penting. Berbalik dan berubah itulah yang menentukan segalanya. Dan itu terjadi pada semua orang yang datang kepada Kristus. Dengan demikian karunia keselamatan yang cuma-cuma ini dapat diterima oleh semua orang.
Tertarik mengetahui lebih banyak? Begini caranya:
YEF Mission School
Pelajari tentang Mission SchoolKami berupaya memperlengkapi orang percaya muda untuk mengenal Injil, bertumbuh sebagai murid, dan ambil bagian dalam misi. Melalui pemahaman Alkitab, doa, penginjilan, dan pelatihan pelayanan praktis, peserta disiapkan untuk membagikan Firman Allah, melayani sesama, dan membawa Injil ke kampus dan bangsa-bangsa.




